Nyang Diputer Saat Ini

Judul

Artis

Nyang Lagi Tayang

Kopi Betawi

06:00 10:00

Nyang Lagi Tayang

Kopi Betawi

06:00 10:00


Wamen PUPR perintahkan penanganan darurat jalan trans Papua

Written by on 15/01/2021

Wamena (ANTARA) – Wakil Menteri PUPR John Wempi Wetipo memerintahkan  balai di Papua segera melakukan tindakan penanganan darurat terhadap jembatan yang terputus di Jalan Trans Papua.

John Wempi Wetipo di Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya, Jumat, mengatakan putusnya jembatan di Kali Kil ini mengakibatkan akses kendaraan terhenti.

“Penanganan di titik longsor dan jembatan putus ini ada dua hal yaitu penanganan darurat dan permanen. Untuk penanganan darurat ini tagernya 50 hari lagi akan selesai mulai dari Rabu,(12/01),” katanya.

Ia mengharapkan penanganan darurat secepatnya rampung dan dimanfaatkan oleh masyarakat pelintas jalan trans Papua, Jayapura menuju beberapa kabupaten di pegunungan tengah Papua.

“Sebab kondisi jalan longsor yang mengakibatkan jembatan putus, menyurutkan semangat masyarakat sudah dengan semangat tinggi berbondong-bondong mengangkut perekonomiannya melalui jalan darat ini,” katanya.

Sebelum adanya jalan trans Papua hanya beberapa masyarakat saja yang bisa menggunakan jasa penerbangan kargo untuk mengangkut barang ke wilayah pedalaman Papua.

“Bagi yang punya uang itu bisa mengangkut barangnya melalui pesawat, namun yang tidak punya cukup uang, bergantung dengan jalan ini sehingga saya pikir ini solusi terbaik oleh negara yang dikerjakan melalui Kementerian PUPR,” katanya.

Mantan Bupati Jayawijaya dua periode ini mengatakan sejak zamannya orde baru sampai dengan sekarang, jalan itu baru terbuka sehingga masyarakat sudah mulai ramai-ramai mengangkut segala jenis kebutuhan perekonomian melalui jalan ini.

Pewarta: Marius Frisson Yewun
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Sumber :https://www.antaranews.com/berita/1947848/wamen-pupr-perintahkan-penanganan-darurat-jalan-trans-papua


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *